pesona bahari

Jumat, 20 Agustus 2010

DISUSUN OLEH :
NAMA : ROY ROMMEL PANGARIBUAN
NIM : 09 7151 0599
FAKULTAS : ILMU KOMUNIKASI
JURUSAN : PUBLIC RELATIONS
DOSEN : KOEN HENDRAWAN, S.E.,M.M.
MATA KULIAH : EKONOMI PERUSAHAAN

PENDAHULUAN

Apabila berbicara tentang ekonomi perusahaan, banyak hal yang bisa dibahas. Yang menjadi pilar utama untuk meningkatkan perekonomian perusahaan adalah memahami dan menerapkan ekonomi mikro sesuai dengan bidang dan lahan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya. Promosi dan publikasi merupakan salah satu pendobrak omset penjualan yang pada akhirnya menaikkan provit atau keuntungan perusahaan.
Public Relations merupakan bagian dari perusahaan yang mempunyai kontribusi dalam meningkatkan ekonomi perusahaan. Bagai mana cara pelaku public relations dalam meningkatkan keuntungan pada perusahaan secara tidak langsung ?, jawabannya ada pada makalah ini, akan dibahas secara detail.
‘Kontribusi Pelaku Public Relations dalam Meningkatkan Ekonomi Perusahaan‘ merupakan bentuk apresiasi dari penulis untuk memaparkan berbagai kebijakan pelaku public relations yang secara tidak langsung mampu mengarahkan public untuk bersimpati dengan perusahaan atau produk yang dipasarkan. Dalam menjalankan kegiatannya pelaku public relations berjalan beriringan dengan bagian pemasaran. Kerjasama yang dihasilkan akan berdampak positif pada kemajuan mobilitas perusahaan.
Tentunya penulis masih memiliki banyak kekurangan baik dari Ilmu maupun dari pengalaman langsung dalam dunia nyata bisnis, tidak sedikit kesalahan penulisan atau pemahaman dalam menyelesaikan makalah ini, untuk itu penulis memohon maaf. Penulis mengucap bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kelancaran pembuatan makalah ini, ucapan terimakasih kepada semua orang yang telah membantu pembuatan makalah ini.

Penulis,
Roy Rommel Pangaribuan

RUMUSAN MASALAH :
Kontribusi Pelaku Public Relations Dalam Meningkatkan Ekonomi Perusahaan
Untuk mendirikan sebuah perusahaan diperlukan beberapa hal yang harus dipenuhi. Selain modal atau biaya yang memadai hal yang tidak kalah penting adalah Ilmu yang menunjang pembentukan perusahaan tersebut. Ilmu yang harus dikuasai adalah salah satunya Ilmu Ekonomi. Ilmu ekonomi merupakan ilmu yang mempelajari masyarakat dalam usahanya untuk memcapai kemakmuran. Ilmu ekonomi merupakan perpaduan ilmu social dan ilmu eksakta.
Ilmu ekonomi yang paling mendukung dalam terbentuknya suatu perusahaan adalah ilmu ekonomi mikro yakni : analisa biaya dan manfaat, teori permintaan dan penawaran, elastisitas, model-model pasar, industri, teori harga dan teori produksi
Yang tidak kalah pentingnya, setelah terbentuknya perusahaan harus melakukan perencanaan, organisasi, pengarahan, koordinasi dan pengawasan (fungsi manajemen).
Perusahaan tujuannya adalah untuk menghasilkan barang atau jasa. Sebelum produksi dijalankan sebaiknya perusahaan sudah harus memasarkan produk yang hendak dihasilkan. Pemasaran didefinisikan sebagai pelaksana dari kegiatan dunia usaha yang mengarahkan arus barang dan jasa dari produsen ke konsumen atau pemakai. Pemasaran mempunyai peranan yang sangat penting dalam menghantarkan perusahaan untuk memperoleh provit atau keuntungan. Banyak hal yang harus dipertimbangkan oleh divisi pemasaran sebelum mengambil suatu keputusan. Tiga hal yang selalu diprioritaskan oleh divisi pemasaran adalah orientasi pelanggan, orientasi laba dan koordinasi dan integrasi dari kegiatan-kegiatan pemasaran.
Ketiga hal yang diprioritaskan oleh pihak pemasaran tersebut diatas akan tercapai dengan baik apabila ada kerjasama antara divisi pemasaran dengan divisi public relations. Public relations atau humas memiliki peranan yang sangat besar dalam mendobrak suksesnya penjualan secara tidak langsung pada sebuah produk. Public relations adalah usaha yang direncanakan secara terus-menerus dengan sengaja, guna membangun dan mempertahankan pengertian timbal balik antara organisasi dan masyarakatnya. Tujuan dari Public relations adalah untuk mengubah opini public, yang sebelumnya publik antipati terhadap suatu perusahaan menjadi biasa, kemudian mengubah opini public yang biasa menjadi simpati bahkan empati terhadap perusahan yang bersangkutan. Simpati dan empati publik merupakan posisi puncak dalam tujuan adanya kegiatan public relations. Dengan kejujuran berlandaskan pada keahlian, pengetahuan dan pengalaman yang matang, pelaku public relations akan dapat menjalankan tugasnya secara maksimal. Ada beberapa teori dan strategi yang harus dimiliki oleh pelaku public relations. Setiap kebijakan yang dijalankan oleh pelaku public relations berhubungan dengan public. Tindakan pelaku public relations lansung dapat dirasakan manfaatnya oleh perusahaan. Adapun kegiatannya adalah publikasi, event, membuat berita, merangkul komunitas, merancang dan membuat identitas perusahaan serta melakukan lobi dengan pihak yang berhubungan dengan perusahaan.
Opini public yang positif terhadap perusahaan atau produk yang dihasilkan menjadi awal dasar dari perusahaan untuk memasarkan barang atau jasanya kepada publik. Pemasaran dan public relation melakukan kerjasama dalam pemilihan kata-kata atau kalimat yang tepat untuk dipergunakan dalam publikasi sebuah produk. Kegunaannya adalah agar pengenalan produk tepat mengena pada sasaran secara jelas serta menarik minat publik untuk menggunakan produk atau jasa tersebut. Tujuan akhirnya adalah untuk memperoleh aset penjualan yang sebanyak-banyaknya dengan keuntungan tertentu atau banyak pula.






LANDASAN TEORI

Sehubungan dengan tema yang diangkat yakni membahas pengaruh dari kegiatan yang dilakukan oleh pelaku public relation terhadap peningkatan ekonomi perusahaan, maka yang menjadi landasan teori yang akan dibahas adalah tentang teori-teori yang diperankan oleh pelaku public relations. Adapun teori yang biasa dipergunakan oleh pelaku public relation adalah teori tentang hubungan manusiawi serta teori public relations dalam perencanaan, pembentukan sebuah merk dan citra.
Ruang lingkup pekerjaan public relations “Pendekatan Teoritis dan Praktis oleh Dr. Yosal Iriantara & A. Yani Surachman, S. Sos. (Penerbit: Simbiosa Rekatama Media, 2006)” :
- Publication & publicity
- Events
- News.
- Community Involvement
- Identity-Media atau media relations
- Lobbying
Jenis –jenis hubungan antar manusia :
- Intrapribadi
- Antarpribadi
- Kelompok Kecil
- Organisasi
- Publik
- Antarbudaya
- Masa
Langkah- langkah dalam memulai suatu hubungan :
- Meneliti Kualitas
- Melihat Lampu Hijau
- Membuka Perjumpaan
- Topik Yang Memadukan
- Ciptakan Citra Yang Menyenangkan
- Rencanakan Pertemuan Kedua
Perencanaan Merk dan Citra secara tepat.
Merk dan citra memiliki andil dalam berhasilnya sebuah barang atau jasa dipasaran. Potensi pelaku public relations dalam pembentukan citra. Citra Adalah Persepsi masyarakat terhadap perusahaan atau produknya. Citra dipengaruhi oleh banyak faktor yang diluar kontrol perusahaan. (Philip Kottler: 2002)














PEMBAHASAN
Ruang lingkup pekerjaan public relations “Pendekatan Teoritis dan Praktis oleh Dr. Yosal Iriantara & A. Yani Surachman, S. Sos. (Penerbit: Simbiosa Rekatama Media, 2006)” :
• Publication & publicity: memperkenalkan perusahaan kepada publik. Misalnya: membuat tulisan yang disebarkan ke media. Meski kegiatan ini tidak ada hubungannya dengan periklanan atau pemasaran akan tetapi kegiatan ini bertujuan untuk mempromosikan kelebihan – kelebihan yang dimiliki oleh perusahaan kepada public atau masyarakat. Penyebaran informasi ini akan berdampak pada opini public untuk mempergunakan barang atau jasa karena produk tersebut dihasilkan dengan baik sesuai dengan kelebihan yang dimiliki oleh sebuah perusahaan.
• Events: mengorganisasi event atau kegiatan sebagai upaya membentuk citra. Banyak macam atau ragam kegiatan yang akan digelar, tentunya yang menjadi patokan adalah jenis event harus mempunyai hubungan atau kaitan dengan perusahaan, barang atau jasa yang dihasilkan. Tujuannya adalah untuk merangkul masyarakat agar mengenal perusahaan, mencerminkan betapa memasyarakatnya perusahaan dengan public.
- Kegiatan-kegiatan informal: outbond, lomba olah raga, makan bersama, darmawisata, dll.
-Kegiatan-kegiatan formal: media gathering, press tour, press receptions, launching produk, dll.

• News: membuat produk-produk tulisan Public Relations seperti press release, newsletter, berita, artikel, dsb.hampir sama pengertiannya dengan publikasi. News atau berita identik dengan publikasi secara detail kepada public, dengan menggunakan media massa. Penyebaran informasi ini bukan merupakan bentuk dari iklan. Kelebihan yang layak diinformasikan kepada masyarakat adalah nilai lebih yang dimiliki sehingga merupakan suatu kebanggan bagi perusahaan bahkan bagi Negara. Cara ini merupakan salah satu cara untuk membentuk opini public yang positif tentang perusahaan yang pada akhirnya akan membuat public simpati dan akan menggunakan produk barang atau jasa yang dihasilkan.
• Community Involvement: membuat program-program yang ditujukan untuk menciptakan keterlibatan komunitas atau masyarakat sekitar. Tidak beda jauh dengan event, yang membedakan adalah kegiatannya dikhususkan pada komunitas tertentu. Penyampaiannya lebih spesifik, tetapi tujuannya adalah untuk membentuk citra yang baik di mata masyarakat.
• Identity-Media atau media relations: identity yang dimaksud adalah pembentukan sebuah identitas yang layak untuk di publikasikan sehinggan suatu perusahaan mempunyai sebuah identitas atau perusahaan dapat dikenal oleh masyarakat karena memiliki sebuah ciri khas. Ciri khas tersebut dapat dibentuk dari berbagai hal, misalnya : warna, logo, seragam, semboyan dan lain sebagainya.
• Lobbying: memiliki keahlian persuasif dan negosiasi dengan berbagai pihak. Lobby bisa dilakukan dengan public internal dan public eskternal. Tujuannya agar pihak yang dilobby setuju dengan apa yang hendak disampaikan oleh pelaku public relations.

Jenis –jenis hubungan antar manusia :
Setiap pelaku public relation harus memahami berbagai macam hubungan dalam berkomunikasi. Kegunaannya adalah untuk mengetahui komunikan secara detail sehingga dengan tepat dan cermat dapat menggunakan jenis hubungan yang hendak dipergunakan untuk melakukan pendekatan. Adapun macam-macam dari hubungan tersebut adalah :
- Intrapribadi yakni Komunikasi yang menerangkan bagaimana orang menerima informasi, mengolah, menyimpan dan menghasilkannya kembali.
- Antarpribadi : Komunikasi dua orang (diad) merupakan satuan terkecil interaksi manusia. Tanpa disadari, komunikasi yang terjadi di antara 2 orang, mempengaruhi citra kita dan membantu kita mengenali orang lain juga. Kenyataannya, hubungan yang akrab merupakan hubungan yang jumlahnya paling sedikit.
- Kelompok Kecil : komunikasi yang terjadi pada sekumpulan perorangan yang relatif kecil yang masing-masing dihubungkan oleh beberapa tujuan yang sama dan mempunyai derajat organisasi tertentu diantara mereka (De Vito, 1997):
- Organisasi : hubungan yang terjadi pada dua atau lebih organisasi
- Publik : komunikasi yang dilakukan dengan melibatkan public untuk menyampaikam informasi dan timbale baliknya
- Antarbudaya : komunikasi yang dilakukan dimana antara komunikator dan komunikan mempunyai perbeaan budaya. Komunikasi ini dituntut untuk memahami budaya dari lawan bicara.
- Massa : komunikasi yang dilakukan dengan melibatkan lapisan masyarakat sebagai komunikan dengan menggunakan media massa sebagai sarana komunikasi baik media cetak, elektronik dan media on line.
Pengenalan dan pemahaman komunikan baik secara psikologi maupun secara sosiologi merupakan penunjang komunikasi diantara dua hubungan. Apabila hal ini dapat terlaksana, pelaku public relation tidak akan menemui kesulitan yang berarti untuk menyampaikan pesan kepada public atau masyarakat, melalui pendekatan yang diperlukan sesuai dengan jenis-jenis hubungan tersebut diatas.

Langkah- langkah dalam memulai suatu hubungan :
Sesuai dengan macam-macam hubungan yang telah disebutkan, ada enam hal yang sangat dibutuhkan dalam memulai suatu hubungan yakni :
- Meneliti Kualitas : dapat digambarkan bahwa seorang public relations harus mengetahui kualitas dirinya dan orang yang akan dihadapi. Untuk memulai hubungan dengan orang tersebut diperlukan berbagai informasi sehingga tidak sampai terjadi kesalahpahamam dan kekurangan informasi.
- Melihat Lampu Hijau : setiap peluang harus dengan jeli diperhatikan. Pengalaman yang matang akan membuat seorang public relations dapat melihat kesempatan yang ada sehingga dapat menyalurkan pesan yang hendak disampaikan.
- Membuka Perjumpaan : tanpa ada perjumpaan hubungan akan sulit dijalankan. Tidak harus melalui tatap muka secara langsung, tetapi bisa dengan menggunakan media sebagai alat komunikasi. Perjumpaan adalah lebih tepatnya pada penyampaian informasi tepat pada sasaran.
- Topik Yang Memadukan : dibutuhkan kecermatan dalam mengumpulakan bahan atau informasi yang hendak disampaikan kepada public. Hal ini menjadikan topic yang hendak dibahas atau disampaikan dapat mengena secara benar sesuai dengan pokok bahasan secara terperinci dan mudah dipahami.
- Ciptakan Citra Yang Menyenangkan : yang dimaksud dengan citra yang menyenagkan adalah mengekspor seluruh hal-hal positive dari perusahaan sehingga komunikan dapat memahami kelebihan yang dimiliki oleh perusahaan tersebut.
- Rencanakan Pertemuan Kedua : pertemuan kelanjutan adalah menjelaskan bahwa adanya ketertarikan dari publik dengan perusahaan, baik itu karena barang atau jasa yang dihasilkan. Perencanaan ini juga dilakukan untuk menjadikan masyarakat sebagai pelanggan, sehingga akan mempunyai hubungan yang berkesinambungan.

Merk dan Citra :
Merk adalah suatu kegiatan yang dilakukan perusahaan dalam memasarkan produk yang dihasilkan untuk membantu penjualan dan menglompokkan produk dan layanan yang dimiliki dalam satu kesatuan guna membedakan produk tersebut dengan produk pesaing sejenis lainnya. Pelaku public relations harus memperhatikan langkah-langkah dalam menentukan sebuah merk, diantaranya :
- Temukan Nama merk yang memang unik dan tdk gampang ditiru. Bersifat berbeda (distinctive), dan sulit ditiru.
- Jangan gunakan nama generik
- Jadilah yang pertama dalam bidangnya
- Jangan asosiasikan merk dengan kategori produk dalam penyebutan nama merknya.
Tiga tahapan merk yang hendak dicapai :
- National Brand : merk yang dapat menguasai pasar dalam skala nasional
- Regional Brand : merk yang dapat menguasai pasar dalam skala regional atau satu kawasan ( terdiri dari beberapa Negara yang berdekatan )
- International Brand : merk yang dapat menguasai pasar dalam skala global atau dunia.
Pencapaian sebuah tahapan merk bukanlah hasil yang mudah, kerjasama antara divisi pemasaran dan divisi public relations sangat dibutuhkan. Tidak sedikit dari sebuah merk yang telah diluncurkan mengalami kegagalan di pasar. Merk yang telah ditentukan sesuai dengan syarat – syarat yang telah disebutkan diatas, tidak lantas dapat diterima dipasar, dibutuhkan promosi yang bagus secara berkesinambungan.
Citra adalah cara bagaimana pihak lain memandang sebuah perusahaan, seseorang, suatu komite atau suatu aktivitas. Setiap perusahaan memiliki citra sebanyak jumlah orang yang memandangnya. (Katz;1994)
Keguanaan dari citra adalah :
1. Menciptakan Public Understanding (Pengertian Publik); pengertian belum berarti persetujuan atau penerimaan, persetujuan belum berarti penerimaan.
2. Public Confidence (Kepercayaan publik); Publik percaya bahwa produk yang dihasilkan memiliki kualitas dan reputasi yang baik.
3. Public Support ; adanya dukungan dari publik terhadap produk yang dihasilkan dlm bentuk materil dan spiritual.
4. Public Cooperation; adanya kerjasama dari publik terhadap produk.jika ketiga tahapan diatas dapat dilalui maka akan mempermudah adanya kerja sama dari publik yang berkepentingan
Merk dan citra harus bisa diciptakan oleh setiap public relations agar sebuah perusahaan dapat mengalami kemajuan diberbagai bidang.



KESIMPULAN
Public relations tidak secara langsung dapat memajukan atau meningkatkan penjualan dalam dunia bisnis. Public relations bertujuan untuk menciptakan opini public yang positif, yang merupakan langkah awal untuk mendapatkan perhatian publik bahkan memperoleh simpati dari public. Langkah ini merupakan langkah awal di mana perusahaan baik hasil produksi barang maupun jasa dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. Merk yang diciptakan sesuai dengan syarat-syarat pembentukan merk akan dapat dipertahankan karena citra baik perusahaan yang telah dibangun oleh public relations dapat mengena tepat dihati masyarakat atau pelanggan. Hal ini mempermudah pemasaran untuk memasarkan produknya dengan berbagai strategi marketing, salah satunya dengan promosi atau periklanan. Tujuan akhirnya adalah untuk memperoleh omset penjualan yang meningkat, sehingga provit atau keuntungan perusahaan pun ikut meningkat. Public relation mempunyai kontribusi yang besar dalam meningkatkan ekonomi perusahaan.

DAFTAR PUSTAKA
Joseph A Devito Referensi Human Relations
Dr. Yosal Iriantara & A. Yani Surachman, S. Sos. Pendekatan Teoritis dan Praktis (Penerbit: Simbiosa Rekatama Media, 2006).
Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Catur Sugiyanto. Ekonomi Mikro: Ringkasan Teori, Soal, Trik dan Jawaban. Edisi Pertama. Yogyakarta: BPFE
Koen Hendrawan, S.E.,M.M. Diktat Materi Kuliah Ekonomi Perusahaan Fakiltas Ilmu Komunikasi, Universitas Budi Luhur.
Yuniany Haffel, S.E.,M.Si. Diktat materi kuliah Perencanaan Merk dan Citra, Universitas Budi Luhur.

Rabu, 18 Agustus 2010

bagi pengendara sepeda motor mohon untuk berhati-hati apabila melewati ujung jalan dari harmoni-sangaji Jakarta Barat. pengalaman pribadi ditempat tersebut sering menemui banyak paku, yang pada akhirnya akan merusak ban sepeda motor yang melewatinya.

usahakan apabila melewati tempat tersebut untuk mengambil jalur jalan yang tengah, agar terhindar dari tebaran paku dari tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab.

tukang tambal ban yang ada di sekitar tempat terbut juga agak nakal dengan membuat tarif tambal ban yang lumayan mahal. adakan tawar menawar terlebih dahulu agar tidak terjadi harga yang gila-gilaan dari tukang tambal ban tersebut.

semoga anda terhindar dari jebakan tebaran paku dari tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab

Senin, 16 Agustus 2010

Pariban

23.33
0

Di Indonesia kata pariban sering kali kita dengar. kata pariban semakin popular oleh sebuah sinetron dengan judul ‘Pariban Dari Bandung’. Pariban adalah sebuah kata yang berasal dari sumatera utara yakni bahasa yang diciptakan oleh nenek moyang suku batak.
Meski kata ini sudah memasyarakat namun banyak orang yang tidak mengerti arti kata tersebut, beberapa diantara mereka mengartikannya salah atau kurang tepat. Ada dari beberapa orang yang mengartikan kata pariban ini sebagai tunangan atau jodoh. Bahkan beberapa waktu yang lalu ada FTV di SCTV yang di bintangi oleh Jesica Iskandar, mengangkat tema Pariban mengambil settting film di Bengkulu. Agak aneh memang, selain setting Film yang kurang tepat, pesan yang terkandung di dalam film tentang arti pariban tersebut kurang tepat. Film tersebut di putar dalam skala nasional yang pada akhirnya akan membuat orang yang menontonnya akan salah mengartikan. Seharusnya film yang bertema kedaerahan harusnya mendapat bimbingan dari pengetua adat atau orang yang benar-benar mengerti adat yang bersangkutan. Selain menghibur Film juga bisa bertujuan untuk melestarikan budaya nasional.
Pengertian dari pariban adalah saudara sepupu yang berbeda marga, dan secara adat istiadat diperbolehkan untuk menikah. Antara perempuan dan laki-laki ada perbedaan. Untuk Laki-laki yang menjadi paribannya adalah putri dari saudara laki-laki ibu. Untuk perempuan yang menjadi paribannya adalah putra dari saudari perempuan ayah. Pada jaman dahulu kala di dalam suku batak sesama pariban banyak yang dijodohkan oleh orang tua mereka. Seiring dengan perkembangan zaman dalam suku batak juga mengalami kelunturan tradisi perjodohan tersebut.

Rabu, 11 Agustus 2010

KOMUNIKASI ANTAR PRIBADI & KELOMPOK DALAM FILM :




KATA PENGANTAR

Sehubungan dengan materi Ujian Akhir Semester untuk mata kuliah ’ Komunikasi Antar Pribadi & Kelompok, untuk membahas sebuah film drama berdasarkan aspek-aspek yang ada dalam komunikasi antar pribadi & kelompok, maka saya mengumpulkan materi-materi dan pengamatan dalam sebuah film yang berjudul Maid in Manhattan.

Film Maid In Manhattan banyak menyuguhkan komunikasi verbal dan non verbal serta menjalin berbagai hubungan antar tokohnya baik antara dua orang atau lebih, yang secara otomatis menggambarkan komunikasi antar pribadi dan kelompok.

Makalah ini terdiri dari lima bab yakni :
- Bab I : Sinopsis
- Bab II : Aktor dan Aktris Utama, Konsep Diri Tokoh Dalam Film
- Bab III : Komunikasi Verbal Dan Non Verbal Dalam Film
- Bab IV : Tahap Hubungan Antar Pribadi & Kelompok Antara Tokoh Film
- Bab V : Opini tentang isi Film.

Puji dan Syukur kepada Tuhan yang telah melancarkan jalan saya untuk merampungkan makalah ini. Semua karena AnugrahNya.






Penulis,

Roy Rommel Pangaribuan

BAB I

SINOPSIS :


Marisa Ventura (Jennifer Lopez) adalah orang tua tunggal ( Single Parent ), ia bekerja di sebuah hotel Mewah di Manhattan dan berjuang untuk meraih mimpi akan kehidupan yang lebih baik untuknya dan putranya yang masih muda Ty Ventura (Tyler Posey), di masa yang akan datang.

Suatu hari, ketika Marisa dan patner kerjanya Stevanie Kehoe (Marissa Matron) membersihkan kamar VIP di hotel tersebut, dengan iseng temannya menyuruh Marisa untuk mencoba mengenakan pakaian elegan yang super mahal yang dimiliki oleh pengunjung hotel yang sedang menginap di kamar tersebut. Ukuran pakaian dan sepatu tersebut cocok dengan ukuran Marisa, Tiba-tiba Ty anak Marisa datang menemuinya di ruang kerja bersama salah satu tamu hotel yang baru di kenalnya dan orang tersebut adalah calon senator, Christopher Marshall (Ralph Fiennes).Ty mengajak mamanya untuk mencari udara segar sebentar dengan jalan-jalan diluar ruangan Hotel. Secara spontan sandiwara Marisa jadi orang kaya barjalan seiring dengan ajakan Christopher.

Perkenalan yang singkat tapi telah menjalin komunikasi yang lumayan hangat, karena adanya kesamaan, kecocokan dan ketertarikan antara Marisa dan Christopher. Marisa menyadari dirinya yang hanya seorang pelayan di sebuah hotel, suatu hal yang mustahil untuk dirinya bisa menjalin cinta dengan calaon senator yang status sosialnya berada di kelas atas.

Setelah malam yang menawan hati bersama-sama, keduanya jatuh cinta. Tetapi ketika identitas Marisa yang sesungguhnya terungkap, masalah kelas dan status sosial mengancam untuk memisahkan mereka. Cinta dan pekerjaan Marisa menjadi taruhannya, Marisa dikeluarkan dari pekerjaan, impiannya menjadi Mananger di hotel itu hancur sudah. Christopher yang tadinya jatuh cinta akhirnya berubah haluan, ia merasa dipermainkan dengan sandiwara Marisa, harga dirinya sebagai calon senator jatuh apalagi wartawan sempat meliput dan mempublikasikan kisahnya.

Ditengah-tengah kekisruhan hubungan Marisa dan Chistopher, Caroline Lane memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapatkan Christoper, merasa bahwa dirinya cocok bersanding dengan pria tersebut karena berasal dari kalangan atas juga. Namun Christopher tidak menggubris karena ia hanya ingin dekat dengan orang ia cintai, tanpa ada kepura-puraan dan kemunafikan

Cinta sejati memang sudah ditakdirkan, teori ini dibuktikan ketika beberapa waktu setelah kejadian tersebut, Christopher Marshall kembali akan menginap di hotel tempat kerja yang baru Marisa. Ty yang masih berusia 10 tahunpun bisa merasakan kejadian kenapa bisa terjadi pertemuan tak disengaja tersebut, dia merasa ada ikatan antara dia, mamanya dengan calon senator Christopher.

Dengan semangat dan keyakinan Ty berusaha mempertemukan Christopher dengan mamanya, ia menghadiri persconfers yang diadakan Chistopher dengan wartawan di hotel tempat mamanya bekerja, ia menjadi salah satu yang mengajukan pertanyaan resmi, yang tujuannya adalah menyadarkan Chistopher bahwa manusia tidak ada yang sempurna, semua manusia pernah melakukan kesalahan dan selalu ada kesempatan kedua untuk memperbaikinya, menekannya agar manusia mencoba berempati terhadap orang lain, sehingga mengerti apa yang yang akan orang lain perbuat dengan keadaan yang dialami terhadap masalah yang menghadang, dengan cara pandang tersebut perbedaan antara manusiapun bisa dihapuskan. Kata-kata Ty yang bisa digolongkan pidato tersebut secara tenang lancar keluar dari mulutnya (berkat mengepal / memegang penjepit kertas untuk menghilangkan grogi saat berbicara di depan umum) menjadi insfirasi buat Christopher untuk mengikuti kata hatinya dan menemui Marisa.

Cinta memang tak pernah memandang status sosial. Karena cinta Marisa dan Christopher akhirnya bisa bersatu lagi.





0000***#***0000














BAB II

AKTOR DAN AKTRIS UTAMA

Jenniver Lopez sebagai Marisa Ventura
Ralph Fiennes sebagai Christopher Marshall
Natasha Richardson sebagai Caroline Lane
Stanley Yuccy sebagai Jerry Siegel
Tyler Garcia Posey sebagai Ty Ventura
Chrish Ergeman sebagai John Bexrum
Marissa Matrone sebagai Stevanie Kehoe
Prisilla Lopez sebagai Veronica Ventura
Bob Haskins sebagai Lionel Bloch



KONSEP DIRI MASING-MASING TOKOH DALAM FILM :


Marisa Ventura

Ciri-ciri fisik : Berusia sekitar 30 tahun, warna kulit hitam manis (Amerika Latin), hidung mancung warna rambut hitam lurus dan panjang, bentuk wajah oval, mata hitam, senyum manis, tinggi berat badan ideal, cantik.

Karakter & Sifat : tangguh, ramah, bijaksana, mempunyai wawasan yang luas & sabar.

Cara Pandang : Hari esok harus selalu lebih baik dari hari ini. mempunyai wawasan yang luas

Lain-lain : Single parent, sayang sama anak, memiliki teman kerja yang saling care atau perhatian, tau diri, pekerja sebagai pelayan di sebuah hotel mewah, jatuh cinta

Christopher Marshall

Ciri-ciri fisik : Berusia sekitar 35 tahun, tinggi, warna kulit putih (American), mata biru, hidung mancung, bibir sexy, bentuk wajah oval, wajah bersih (tidak memiliki kumis atau jenggot), rambut hitam pendek.

Karakter & Sifat : tegas, punya prinsip, menghargai wanita, penyayang binatang.

Cara pandang : selalu memotifasi diri untuk meraih impian. Memiliki wawasan yang luas.


Lain-lain : di cap sebagai playboy, calon senator ( parlemen), pintar berpidato, menghargai orang lain, tidak mudah emosi, kokoh dalam prinsip untuk menggapai impian. Jatuh cinta pada Marisa Ventura

Ty Ventura

Ciri-ciri fisik : laki-laki, berusia 10 tahunan, kulit putih, hidung mancung bentuk wajah oval tinggi badan sekitar 130 cm berat badan ideal, rambut lurus hitam.

Karakter & Sifat : penurut, mudah putus asa, jaim, pemalu.

Cara pandang : mengikuti apa kata idola, smart & cepat tanggap, mengerti kondisi ibunya.

Lain-lain : anak dari Marisa Ventura, mengidolakan senator Amerika Nixon tokoh politik tahun 70an.
Caroline Lane

Ciri-ciri fisik : Rambut pirang lurus panjang, ramping, hidung mancung, bentuk wajah oval

Karakter & Sifat : mudah jatuh cinta, percaya diri, menghargai orang lain, ambisius, jaim

Cara pandang : hidup selalu hura-hura.

Lain-lain : jomblo, suka berkencan dengan mantan pacar, selalu menggunakan barang mewah, anak orang kaya, tergila-gila dengan Christopher.


Stevanie Kehoe

Ciri-ciri fisik : kulit putih, tinggi sekitar 160 cm. Hidung mancung, bentuk wajah bulat, badan agak besar, mata bulat berwarna coklat.

Karakter & Sifat : ramah, tangguh, peduli dengan sahabat.

Cara pandang : selalu memanfaatkan kesempatan sesuai dengan kondisi

Lain-lain : perokok, pekerja di hotel yang sama dengan Marisa, teman baik Marisa.




Lionel Bloch

Ciri-ciri fisik : bertubuh besar, separuh baya, rambut hitam pendek, agak botak.

Karakter & Sifat : serius

Cara pandang : selalu ada jalan lain ketika ada jalan yang tertutup

Lain-lain : manager hotel di tempat kerja Marisa, peduli dengan bawahan, selalu mensupport Marisa.



























BAB III


KOMUNIKASI VERBAL DAN NON VERBAL YANG DITAMPILKAN OLEH PARA TOKOH


» Komunikasi verbal adalah komunikasi yang mengunakan kata-kata atau bahasa yang mengandung arti.

Bisa dipastikan di dunia ini tidak ada film yang tidak menggunakan komunikasi verbal ( karena film adalah jiblakan dari kehidupan nyata, sementara dalam kehidupan komunikasi adalah nafas masyarakat ), apalagi film dengan gender drama, hampir sepanjang film di bumbui komunikasi verbal oleh para tokoh-tokoh yang memainkan film.
Yang menjadi sorotan dalam ulasan ini adalah penempatan bahasa yang dipergunakan ketika hendak menghadapi komunikan. Dalam film ini pemilihan kata–kata yang dipakai boleh mendapat ancungan jempol, peran yang dimainkan semua terlihat alami, misalnya ketika Marisa Ventura hendak berbicara dengan anaknya ia menggunakan bahasa yang mudah dimengerti anak-anak, kemudian ketika ia berkomunikasi dengan teman kerjanya ia bisa menggunakan kata-kata yang hangat, jauh dari formal dan apa adanya, berbeda ketika Marisa berkomunikasi dengan atasan (managernya) ia begitu sopan.
Berikut ini adalah beberapa contoh dari komunikasi verbal yang ada dalam film Maid in Manhattan :

Marisa Ventura : ’ dia bukan bagian dari hidup kita, tapi kita berharap bisa sukses’.
Kata-kata ini di ucapkan marisa kepada anaknya Ty, ketika ia sudah mengakhiri hubungannya denga Christopher, kata-kata yang sederhana tapi maknanya dalam, mengajarkan agar selalu berpikiran positif.

Adengan romantis Marisa dengan Christopher
Christopher Marshall : ‘ apakah kamu mau berlari ke suatu tempat yang tidak kamu mau ? atau berlari kesuatu tempat yang takut kamu miliki ?’ bahasa verbal ini ditujukan kepada Marisa, saat ia sedang jatuh cinta hendak meninggalkan Christopher sebelum acara makan malam pengumpulan dana sosial. Meembuat Marisa enggan menyia-nyiakan malam indah tersebut.


Ty Ventura : ‘Setiap manusia tidak ada yang sempurna, semua manusia pernah melakukan kesalahan, dan selalu ada kesempatan kedua. bagai mana kalau seandainya posisi anda sebagai pelayan hotel ? Dan melakukan kesalahan apakah berhak mendapat kesempatan kedua bukan ?’ pertanyaan Ty ditujukan kepada Christopher didepan publik saat mengadakan konprensi pers

Stevanie Kehoe : ’ Kalian dari dua dunia yang berbeda’ Stevanie berusaha menyadarkan Marisa akan status sosialnya yang berbeda dengan Christopher.

Lionel Bloch :
’terkadang kita terpaksa dalam arahan dimana kita harus dapati diri kita.’
’ yang terpenting bagaimana bangkit setelah gagal.’
’saya bangga pernah bekerja dengan anda.’
’ Jika satu pintu ditutup akan ada pintu yang lain yang terbuka, maka lompatlah.’
Komunikasi verbal ini terjadi antara Lionel bloch yang merupakan manager Marisa, ketika mereka berhenti dari pekerjaannya, kata-kata yang membangun, bijak dan menajadi semangat buat Marisa untuk melanjutkan hidup.


» Komunkasi non verbal adalah komunikasi yang tidak mengunakan kata-kata yang mengandung arti, bisa menggunakan tanda atau simbol atau biasa disebut bahasa isyarat atau bahasa diam (silent language).

Komunikasi non verbal dalam film ini juga terperagakan dengan sempurna, setiap bahasa verbal diiringi oleh non verbalnya, mulai dari gerakan-gerakan anggota tubuh. ini menjadikan setiap akting yang diperankan benar-benar totalitas oleh aktor dan aktrisnya yang diarahkan oleh sutradara Wayne Wang.
Warna, bunyi, Diam, jarak, artefak / hasil tehknologi dll pun ikut mendukung komunikasi non verbal yang ada dalam film ini.
Beberapa contoh komunikasi non verbal dalam film Maid in Manhattan :
- Menangis. Ketika marisa sedang di PHK dan putus hubungan dengan Christopher menandakan sedih
- Berpelukan. Banyak adegan berpelukan, Menunjukkan kasih sayang dan kepedulian
- Berjabat tangan. Banyak adegan berjabat tangan, Sebagai tanda salam.

- Celemek yang dipakai pelayan saat bekerja. Menandakan mereka adalah pelayan
- Pelayan menunggu di depan pintu kamar setelah mengahantarkan tamu ke kamar hotel. Menandakan supaya ia diberi uang tip
- Pakain terbuka dengan bra berwarna cerah, menandakan selera busana orang tua. Pakaina yang di pakai teman dari Caroline.
- Ty bersifat cuek sama mamanya, menandakan ia lagi kecewa.
- Hiasan natal di hotel tempat marisa bekerja. Menandakan hari natal.
- Jarak marisa dan Christopher lebih dari 18 inci, menandakan mereka smasih belum akrab.


gambar di atas menunjukkan hubungan diantara keduanya( Christopher Marshall dan Marisa Ventura) masih belum akrab (jarak masih lebih 18 inci) karena mereka masih baru berkenalan.


BAB IV

TAHAP-TAHAP HUBUNGAN ANTAR PRIBADI DAN KELOMPOK YANG TERJADI DI ANTARA TOKOH-TOKOH FILM


» Hubungan Antar Pribadi

Marisa Ventura dengan Ty Ventura

Hubungan diantara mereka terjalin sejak Ty lahir, Ibu dan anak ini memiliki komunikasi yang lancar, terlihat banyak adegan yang menunjukkan betapa sayangnya Marisa kepada anaknya. Diantara mereka telah terjalin komunikasi pribadi sejak Ty lahir kedunia. Marisa selalu menggunakan kalimat yamg mudah di mengerti anak, bahasa non verbalnya juga bisa menggambarkan kedekatan hubungan mereka, mulai dari cium pipi, pelukan bahkan tatapan mata yang penuh kasih sayang ibu dan anak.
Komunikasi mereka beberapa kali mengalami gangguan, saat Ty tidak bisa melanjutkan pidatonya pada saat lomba pidato yang di adakan oleh sekolahnya, Ty merasa kecewa dan memilih diam, tidak mau berkomunikasi dengan ibunya, tetapi Marisa akhirnya menemukan cara untuk menyemangati Ty untuk bangkit kembali.


Marisa Ventura dengan Christopher Marshall.


Saat Marisa dan Christopher berdansa, sebelum penyamara Marisa terbongkar

Awal dari pertemuan tak terduga diantara keduanya, yang tanpa sengaja Marisa harus berakting menjadi wanita kelas atas, yang menjadi landasan pertemanan mereka ketika ada kesamaan status sosial (Christopher tidak tahu kalau Marisa hanya seorang pelayan di hotel). Pola pikir dengan wawasan yang luas dan saling cocok juga pendorong sehingga mereka semakin dekat ditambah keduanya memiliki phisic dan wajah yang menarik. Ada keinginan untuk ingin selalu bertemu, rasa suka dan kehangatan menyelimuti hati keduanya.

Ketika status Marisa sebagai pelayan hotel terbongkar, hubungan diantara keduanya putus, marisa menyadari kalau ia tidak mungkin untuk memiliki pasangan dari kelas atas, sementara Chrismarsall merasa dibohongi.


Christopher mengikuti nalurinya untuk mendapatkan cinta Marisa kembali setelah tersadar oleh kata-kata Ty

Christopher akhirnya menyadari untuk menenggapai cinta sejatinya setelah ia mengikuti nalurinya berkat kata-kata dari TY. Marisa dan Christopher pun akhirnya memulai hubungan yang baru tanpa ada sandiwara. Bahkan dengan berani cinta mereka ikut di publikasikan oleh para wartawan, tapi cinta mereka menghancurkan perbedaan status sosial. Komunikasi antar pribadi keduanya pun akhirnya bisa tersambung lagi.

Marisa Ventura dengan Veronica Ventura

Veronica Ventura adalah ibunda dari Marisa, mereka memiliki komunikasi antar pribadi. Terlihat dari komunikasi di antara mereka, saling mendukung dan memberi perhatian kepada Ty. Hubungan diantara mereka sempat bermasalah ketika Veronica marah-marah atas hubungan Marisa dengan calon senator itu, veronica tidak berempati dengan Marisa.

» Hubungan Kelompok


Keempat sahabat saat bersantai dengan guyonan

Dalam Film Maid in Manhattan komunikasi kelompok juga bisa dilihat dari beberapa pelayan yang bekerja dihotel tempat Marisa bekerja, Marisa memiliki 3 orang teman yang peduli dengan sesama sahabat, bahkan salah satu teman Marisa mendaftarkan Marisa untuk menjadi calon Manager di hotel tersebut, tanpa persetujuan Marisa, karna ia merasa Marisa pantas untuk posisi tersebut. Diantara kesibukan untuk bekerja ke empat orang yang bersahabat tersebut beberapa kali bergoship, bercanda dan saling mendukung. Komunikasi ini terjadi karena ada kesamaan di antara mereka, yakni sama-sama pekerja di hotel yang sama.


BAB V

OPINI TENTANG KESELURUHAN ISI FILM

Film Maid in Manhattan adalah film drama yang sangat romantis, bisa di bilang film ini ibarat Cinderella abad 21, film ini mengajarkan banyak hal, tentang komunikasi antar pribadi & kelompok, bagai mana kita memposisikan diri saat berbicara dengan komunikan, mengenal komunikan kemudian memilih tata bahasa yang tepat untuk dipakai.

Meminta maaf adalah hal yang tidak mudah, apalagi kalo di lakukan oleh orang lebih dewasa kepada orang yang lebih muda, tetapi Marisa Ventura adalah contoh yang layak di teladani, ketika ia meminta maaf kepada anaknya Ty atas statusnya yang single parent yang tidak bisa selalu memberi kebahagiaan lebih terutama masalah waktu yang kurang untuk memperhatikannya.

Film ini juga sebagai salah satu pelopor bahwa cinta tidak mengenal perbedaan status sosial bahkan status sebagai single perent, karna sebelum kita mengenal seseorang tidak pantas untuk menilai secara luarnya saja, tanpa mengetahui pemikiran, cara pandang, kekayaan hati, dan perilaku sesorang.

Kekompakan pertemanan dan saling perhatian, saling mendukung diantara sesama teman dapat terlihat jelas.

Ada beberapa dari kehidupan para orang yang memiliki status sosial tinggi yang terlihat sempurna tetapi dalam film ini diceritakan kalau mereka juga memiliki kekurangan atau ada dari bagian hidupnya yang kurang lengkap. Ini menunjukkan bahwa manusia tidak ada yang sempurna.

Pekerjaan apapun yang diprofesikan seseorang (selama masih halal) patut di hargai.

Harus selalu optimis dan bersemangat karena kalaupun pernah gagal masih ada kesempaatan kedua.

Secara pemilihan tokoh yang diperankan oleh aktor dan aktris adalah pemilihan yang pas, semua adegan terlihat alami, settingan film juga terlihat natural sesuai dengan naskah. Jalan cerita yang menarik dan berakhir bahagia adalah salah satu pendukung suksesnya film ini.


Kategori untuk mempersepsikan hubungan yang terjadi dalam film tersebut adalah:

Aksentusi Perseptual : melihat apa yang kita harapkan dan inginkan. Kita melihat seseorang yg kita sukai sebagai lebih tampan dan lebih pandai ketimbang orang yg tdk kita sukai.

Primasi-resensi : adanya pengaruh dari urutan informasi yang diberikan; apabila urutan pertama informasi dinilai lebih kuat pengaruhnya maka dinamakan efek primasi, dan apabila urutan terakhir lebih maka dinamakan efek resensi. kuat pengaruhnya

Konsistensi : menggambarkan kebutuhan seseorang untuk memelihara keseimbangan di antara sikap-sikapnya

Mesjid Agung Nurul Yaqin lebih dikenal dengan sebutan Mesjid Pintu Seribu (MPS), karena memiliki jumlah pintu yang sangat banyak. Terletak di RT 01/03, Kampung Bayur, Priuk, Kota Tangerang, Banten. Didirikan pada tahun 1978 oleh salah seorang penduduk setempat yang bernama Alfakir Syekh Mahdi Hasan Alqudrotillah Almuqoddam. Tujuan pembagunannya adalah sebagai tempat beribadah dan tempat menyebarkan Agama Islam.

MPS dibangun tanpa memiliki konsep dan arsitektur yang jelas, bahkan jumlah pintu sesungguhnya yang ada dalam Mesjid tersebut tidak pernah dihitung secara pasti. Hingga saat ini bangunan Mesjid tiga lantai tersebut masih dalam tahap pembangunan. Tampak dari kejauhan MPS lebih menyerupai benteng tua peninggalan Belanda, tetapi tampak depan gaya bangunan MPS lebih condong pada arsitektur China, sementara apabila memasuki ruangan yang ada dalam Mesjid tersebut, kita akan melihat megahnya arsitektur timur tengah dengan ratusan ruang kecil yang disebut dengan musholah. Apabila posisi kita berada di atas atap MPS, seolah-olah kita sedang berada dalam setting lokasi film ’Prince Of Persia’ .
Di dalam Mesjid kita akan menjumpai banyak sekat dan lorong kecil sehingga membentuk ruangan-ruangan kecil. Dibutuhkan konsentasi yang tinggi untuk menelusuri Mesjid tersebut karena penerangannya hanya mengandalkan sinar matahari saja.
” Ruangan ini sengaja di desain seperti ini, Maksud dari ruangan yang gelap dan banyak lorong ini adalah, seseorang harus melewati jalan yang tidak mudah, dengan sifat rendah hati dan tidak sombong seperti menunduk ketika berjalan di lorong-lorong, untuk menuju cahaya atau kebahagiaan yang abadi di akhirat.” tutur Pak Supandi yang merupakan Kuncen atau Juru Kunci pada MPS.
Di dalam Mesjid ada terpajang tasbih dengan ukuran jumbo memiliki 99 butir dan berdiameter 10 centimeter, bertuliskan ayat-ayat Al Qur’an. Pada bagian sebelah timur terdapat makam dari anak pendiri MPS. Tidak jauh dari makam, kita akan menjumpai sebuah bedug yang sudah usang dan tidak terpakai lagi, yang usianya hampir sama dengan bangunan tersebut.
Sekarang, mushola di dalam masjid digunakan untuk aktifitas pesantren, seperti Tawasul, Dzikir hingga pengajian rutin. Pada saat perayaan hari besar Agama Islam akan banyak kegiatan yang dilaksanakan di Mesjid tersebut.

MPS tidak pernah sepi dari kunjungan wisatawan, terutama kaum muslim yang hendak berziarah atau sekedar ingin menikmati pesona dari bangunan Mesjid, baik dari dalam maupun luar negri. Sebagai salah satu cagar budaya sudah selayaknya Pemerintah turut serta melestarikan dan memelihara MPS. Meski MPS masih dalam tahap pembangunan, beberapa tempat sudah sangat usang, butuh pemugaran agar tidak terjadi kecelakaan saat berkunjung. Dituntut kesadaran masyarakat setempat serta pengunjung, agar tidak mencoret-coret tembok seperti yang terjadi di beberapa dinding bangunan MPS. Menjadi pekerjaan rumah buat pemerintah untuk memperbaiki dan memperlebar beberapa ruas jalan, serta membuat marka atau penunjuk jalan sampai ke MPS, untuk mempermudah pengunjung.


Laporan : Roy Rommel Pangaribuan

Rabu, 04 Agustus 2010

Lagu keong racun menjadi fenomenal di Indonesia bahkan di beberapa negara lain. Lagu tersebut menjadi digemari oleh berbagai kalangan mulai dari anak-anak sampai kaum dewasa atau orang tua. Lirik lagunya terdengar sedikit konyol atau menggelitik telinga. Iramanyapun lumayan cepat atau biasa disebut koplo kalo di dunia dangdut.
Lagu tersebut dinyanyikan oleh penyanyi pendatang baru asal Bandung yang jarang atau bahkan sama sekali belum pernah muncul di layar kaca (tv) nasional sebelum lagu tersebut menjadi fenomenal. Alkisah dimulai dengan keisengan dua gadis belia asal Bandung juga, namanya Shinta dan Jojo. Mereka berdua lipsynch dan direkam pada video kemudian dipublikasikan lewat YouTube. Sebuah hoki yang luar biasa, ulah Shinta dan Jojo ini mendapat sambutan yang positive dari masyarakat Indonesia.
Melirik kasus yang hampir sama cara boomingnya, lagu Gaby atau Jauh Kau Pergi, diperkirakan lagu Keong Racun akan mengalami nasib yang tidak jauh berbeda. Lagu tersebut begitu familyar ditelinga karena hampir setiap saat diputar di radio, disetel pada tape atau cd player mobil, rumah, instansi atau kantor. Dimana-mana lagu tersebut diperdengarkan. Kemudian lagu tersebut terlibat kasus yakni perang urat saraf ditelevisi antara dua pihak yang berseteru lewat pemberitaan infoteiment. Entah sengaja atau tidak, kesannya seperti ada skenario perdebatan antara dua pihak yang berseteru, untuk melambungkan popularitas lagu, penyanyi atau orang-orang yang terlibat dengan lagu tersebut.
Arrasement ulang lagu Gaby ternyata tidak sefenomenal awal kemunculnya. Meski telah dilengkapi lirik dan musiknya tetap saja tidak membawa pengaruh yang sinifikan dalam dunia industri musik Indonesia. Akan kah hal yang sama akan dialami oleh lagu Keong Racun ?
Charly ST 12 telah mendapat hak paten untuk menggubah atau mempopulerkan lagu Keong Racun. Sedikit bocoran lagu Keong Racun akan digubah dari yang sebelumnya bergedre dangdut koplo menjadi pop kombinasi irama melayu. Akankah lagu itu bisa menaikkan popularitasnya ? atau bahkan mendapat sambutan yang biasa saja dari public ? kedua pertanyaan itu akan terjawab setelah kemunculan repackage lagu Keong Racun versi arrasement Charly. Namun bila di prediksi lagu tersebut tidak akan sebooming kemunculan pertamanya. Lagu Keong Racun lebih idem dengan irama ngebeet atau dangdut koplo, sangat serasi dengan liriknya yang sedikit konyol. Apabila dikaitkan lagi dengan kasus yang pernah dialami oleh lagu Gaby maka dapat diprediksi bahwa lagu keong Racun saat ini telah mencapai puncak kepopulerannya.
Menjadi pekerjaan rumah yang tidak mudah bagi Charly dan teamnya untuk menaikkan kepopuleran lagu Keong Racun. Semoga ia menjadi pria yang memiliki hoki bagus untuk lagu Keong racun, sehingga ia tidak mengalami hal yang sama yang pernah dialami oleh lagu Gaby. Semoga…..

Roy Rommel Pangaribuan

Lagu keong racun menjadi fenomenal di Indonesia bahkan di beberapa negara lain. Lagu tersebut menjadi digemari oleh berbagai kalangan mulai dari anak-anak sampai kaum dewasa atau orang tua. Lirik lagunya terdengar sedikit konyol atau menggelitik telinga. Iramanyapun lumayan cepat atau biasa disebut koplo kalo di dunia dangdut.

Lagu tersebut dinyanyikan oleh penyanyi pendatang baru asal Bandung yang jarang atau bahkan sama sekali belum pernah muncul di layar kaca (tv) nasional sebelum lagu tersebut menjadi fenomenal. Alkisah dimulai dengan keisengan dua gadis belia asal Bandung juga, namanya Shinta dan Jojo. Mereka berdua lipsynch dan direkam pada video kemudian dipublikasikan lewat YouTube. Sebuah hoki yang luar biasa, ulah Shinta dan Jojo ini mendapat sambutan yang positive dari masyarakat Indonesia.

Melirik kasus yang hampir sama cara boomingnya, lagu Gaby atau Jauh Kau Pergi, diperkirakan lagu Keong Racun akan mengalami nasib yang tidak jauh berbeda. Lagu tersebut begitu familyar ditelinga karena hampir setiap saat diputar di radio, disetel pada tape atau cd player mobil, rumah, instansi atau kantor. Dimana-mana lagu tersebut diperdengarkan. Kemudian lagu tersebut terlibat kasus yakni perang urat saraf ditelevisi antara dua pihak yang berseteru lewat pemberitaan infoteiment. Entah sengaja atau tidak, kesannya seperti ada skenario perdebatan antara dua pihak yang berseteru, untuk melambungkan popularitas lagu, penyanyi atau orang-orang yang terlibat dengan lagu tersebut.

Arrasement ulang lagu Gaby ternyata tidak sefenomenal awal kemunculnya. Meski telah dilengkapi lirik dan musiknya tetap saja tidak membawa pengaruh yang sinifikan dalam dunia industri musik Indonesia. Akan kah hal yang sama akan dialami oleh lagu Keong Racun ?

Charly ST 12 telah mendapat hak paten untuk menggubah atau mempopulerkan lagu Keong Racun. Sedikit bocoran lagu Keong Racun akan digubah dari yang sebelumnya bergedre dangdut koplo menjadi pop kombinasi irama melayu. Akankah lagu itu bisa menaikkan popularitasnya ? atau bahkan mendapat sambutan yang biasa saja dari public ? kedua pertanyaan itu akan terjawab setelah kemunculan repackage lagu Keong Racun versi arrasement Charly. Namun bila di prediksi lagu tersebut tidak akan sebooming kemunculan pertamanya. Lagu Keong Racun lebih idem dengan irama ngebeet atau dangdut koplo, sangat serasi dengan liriknya yang sedikit konyol. Apabila dikaitkan lagi dengan kasus yang pernah dialami oleh lagu Gaby maka dapat diprediksi bahwa lagu keong Racun saat ini telah mencapai puncak kepopulerannya.

Menjadi pekerjaan rumah yang tidak mudah bagi Charly dan teamnya untuk menaikkan kepopuleran lagu Keong Racun. Semoga ia menjadi pria yang memiliki hoki bagus untuk lagu Keong racun, sehingga ia tidak mengalami hal yang sama yang pernah dialami oleh lagu Gaby. Semoga…..


Roy Rommel Pangaribuan