pesona bahari

Kamis, 24 Februari 2011




Oleh : Roy Rommel Pangaribuan
Nim : 0971510599
Universitas Budi luhur
Mata Kul : Perkembangan Teknologi Komunikasi

Komunikasi merupakan nafas kehidupan dalam masyarakat. Semua masyarakat yang ada di dunia ini menggunakan komunikasi dalam melakukan hubungan dengan orang lain. Komunikasi adalah peristiwa penyampaian pesan dari sumber (komunikator) kepada penerima (komunikan), melalui tahapan proses, media atau alat sehingga menimbulkan efek atau pengaruh. Untuk mempermudah proses komunikasi maka manusia selalu berusaha menemukan, mengembangkan atau berinovasi dengan berbagai teori dan teknologi.

Seiring dengan perkembangan jaman, banyak pula perkembangan yang terjadi dalam teknologi komunikasi. Para ahli setiap saat menciptakan berbagai sarana dan prasarana demi kelancaran komunikasi. Hal tersebut menjadi lahan bisnis yang menjanjikan bagi para pengembang teknologi komunikasi karena teknologi komunikasi tersebut telah menjadi kebutuhan bagi hampir setiap manusia terutama bagi masyarakat yang tinggal pada daerah perkotaan.
Pada abad dua puluh satu ini berbagai media atau alat komunikasi dapat dijumpai dengan teknologi yang super canggih, misalnya berbagi alat elektronik (komputer, televisi, radio, telepon dan lain-lain, media cetak dan layanan internet ). Berbagai sarana komunikasi tersebut mempermudah human relations (hubungan manusia), mulai dari komunikasi antar pribadi, komunikasi kelompok kecil, komunikasi organisasi, komunikasi publik, komunikasi lintas budaya dan kominikasi komunikasi massa.
Pengaruh positif dari perkembangan teknologi komunikasi tidak hanya dinikmati dalam hubungan manusia saja, namun berbagai bidang juga merasakan atmosfir positif dari perkembangan tersebut. Bidang ekonomi, pendidikan dan budaya, sosial, pertahanan dan keamanan bahkan politikpun menggunakan berbagai media dan alat komunikasi yang telah mengalami perkembangan pesat tersebut.

Hampir semua bidang pekerjaan mengguanakan perkembangan teknologi komunikasi, terutama pekerja atau masyarakat yang tinggal pada area metropolitan. Begitu juga dengan para pelaku public relations, pada masa sekarang ini tidak seorangpun pelaku pr yang mampu bertahan pada posisinya tanpa bantuan dari tekhnologi komunikasi.

Public relation adalah teknik menyampaikan pesan kepada publik agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik dan bertujuan untuk menciptakan citra positif perusahaan / produk di mata masyarakat. Public relation pada masa-masa sebelumnya, digunakan untuk orasi, diskusi, debat terbuka, kampanye, atau segala sesuatu yang berkaitan dengan propaganda politik. Namun pada perkembangannya, public relation digunakan berbagai perusahaan untuk hubungan dengan masyarakat yang berkaitan pada kegiatan ekonomi seperti kegiatan promosi, pemasangan iklan, kerja sama dengan pihak lain, dsb. Selain itu, public relation juga berguna untuk mengantisipasi konflik yang terjadi pada perusahaan sebagai media penghubung agar komunikasi antarpihak yang berkonflik berjalan dengan baik.

Perkembangan teknologi memudahkan aktivitas public relation. Jika dahulu public relation harus dilakukan langsung di hadapan publik, yang mana seorang penyampai pesan berdiri di tengah khalayak ramai, kini hal seperti itu tidak perlu. Melalui media massa, baik cetak (koran, majalah, tabloid, poster, pamflet, dll) maupun siaran (televisi, radio, video), kegiatan public relation justru lebih efektif dilakukan. Jangkauan audience lebih luas dan pesan yang tersampaikan pada masyarakat juga lebih beragam dalam satu waktu. Dan dengan adanya internet, public relation dapat dilakukan secara online di dunia maya melalui email, chatting, web pages, blog, dsb.

Penggunaan internet sebagai media komunikasi dalam kegiatan pr menuntut pengetahuan dan kreativitas yang tinggi. Pangsa pasar dalam penggunaan internet tersebut adalah kalangan yang berpendidikan menengah keatas dan umumnya bertempat tinggal pada area perkotaan. Hal tersebut bertujuan untuk memperoleh perhatian sebagian besar masyarakat perkotaan, supaya masyarakat yang sudah terbiasa dengan perkembangan teknologi, tertarik untuk menerima informasi dari pelaku pr.

Hal penting yang harus pelaku pr perhatikan dalam menggunakan teknologi komunikasi yang sedang berkembang ini adalah menggunakan teknik yang lebih kompleks dan lebih kreatif seperti annual reports, press releases, telekonferensi, news conference, konferensi pers, advertorial, public tour, atau orasi langsung. Teknik public relation ini juga dipengaruhi siapa dan bagaimana target audience, tergantung dari interest audience yang dimaksud. Hal ini juga mempengaruhi bagaimana bentuk pesan yang disampaikan. Semakin beragam target audience yang dituju, maka teknologi penyampaian pesan pun harus semakim tinggi sehingga dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Ada beragam kemajuan dan perkembangan dalam ilmu PR. Perkembangan ini tak hanya terjebak dalam teori. Akan tetapi juga pada segi praktek. Penggunaan teknologi membuat keduanya bisa menyampaikan informasi ke khalayak, lebih luas dan lebih baik.

Beragam alat dan teknologi pada intinya memang dibutuhkan PR agar apa yang mereka buat menjadi lebih efisien dan efektif. Sejak awal tahun 1990, ketika PR menjadi bidang yang profesional, press releases, press kit ataupun pitc letter menjadi alat yang dominan digunakan praktisi PR. Press Releases misalnya merupakan hal yang berguna untuk menyampaikan berita ke editor atau reporter di media cetak. Pitch letter digunakan untuk mencakup khalayak yang lebih intensif dari cerita berdasar fakta, karena ia berisi hal-hal eklusif. Dalam press kit biasanya sudah ada cover letter dan juga press release yang memuat beragam informasi yang akan dipromosikan dan beberapa hal yang mendukung apa yang dipromosikan seperti brosur, foto ataupun biografi.

Walaupun press releases, press kit dan pitch letter menjadi alat yang dominan dalam perkembangan dunia PR. Akan tetapi, sekarang ini, perkembangan teknologi membuat munculnya alat PR baru seperti video, audio dan komunikasi komputer. Alat-alat hasil perkembangan teknologi ini mampu menjangkau khalayak sangat luas dimana dahulu itu dianggap mustahil. Ada beberapa perkembangan teknologi pada dunia PR, diantaranya munculnya teknologi baru seperti di bidang press releases seperti munculnya video news releases (VNR), webcast, dan satelit media tours (SMT).

Internet Public Relations (E-PR) ataupun cyber public relation adalah inisiatif PR atau public relation yang menggunakan media internet sebagai sarana publisitasnya. Saat ini, para pebisnis banyak yang menggunakan E-PR, karena menggunakan media elektronik seperti internet untuk membangun hubungan antara bisnis di suatu perusahaan dan publik audiens.Ribuan one-to-one relation dapat dibangun secara simultan melalui media internet karena sifatnya yang interaktif. Berbagai perkembangan teknologi yang dapat dipergunakan pelaku pr dalam melakukan kegiatannya adalah :

1. Web
Web atau situs dapat diartikan sebagai kumpulan halaman-halaman yang digunakan untuk menampilkan informasi, gambar, gambar gerak, suara, dan atau gabungan dari semuanya itu baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan link-link.
Di era web memungkinkan pesan tidak lagi berjalan searah namun bersifat interaktif. Melalui online, citra baik atau buruk dapat ditampilkan dan setiap orang atau lembaga bisa secara tiba-tiba diserang atau juga mendapat dukungan dari publik. Manfaat web bagi Public Relations adalah dapat melakukan penelusuran langsung dan segera tentang apa yang dilakukan oleh pesaing, mengetahui opini yang berlawanan dan opini dari masyarakat. Selain itu PR juga dapat memanfaatkan web untuk virtual marketing, distribusi e-mail, brochureware, discussion group, diskusi antar sesama pengguna internet seperti diskusi antar sesama profesi PR. Pada web terdapat juga Ezine atau majalah elektronik versi online dimana terdapat informasi artikel dan solusi. Ezine berbasis web merupakan situs web yang berfungsi seperti majalah, namun memberikan akses informasi online kepada para pembacanya. Ezine mengharuskan para pembaca untuk datang ke link tertentu baru bisa membaca berita atau info aktual dari halaman web ke halaman web yang lain. Perusahaan pun dapat manfaat yang besar jika tim PR menyempatkan diri untuk mencari dan mengevaluasi informasi ezine yang sesuai dengan bidang usahanya.
Memempublikasikan newsletter elektronik (ezine) perusahaan dapat meningkatkan keharuman reputasi. Itulah sebabnya kebanyakan situs web yang berhasil adalah situs web yang menjalankan dan mempromosikan ezine . lebih dari 60 persen dari pengguna internet sering dan suka membaca atau subcribe ke suatu ezine tertentu yang sesuai dengan minat mereka. Inilah salah satu alasan mengapa ezine merupakan salah satu tool promosi yang paling populer di internet. Sekarang sudah ada puluhan ribu ezine yang berisi berbagai topik informasi dan edukasi.

2. Blog
Blog merupakan singkatan dari “web log” adalah bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web umum. Tulisan-tulisan ini seringkali dimuat dalam urut terbalik (isi terbaru dahulu baru kemudian diikuti isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut. Blog langsung terhubung dengan google sehingga setiap orang dapat dapat mengakses isi dari tulisan tersebut. Blog ini merupakan sarana penunjang bagi PR untuk memuat berbagai tulisan yang menjelaskan, konvirmasi dan informasi mengenai nilai positif dari perusahaan dan produk yang diperlukan oleh publik.

3. E-Mail

Email adalah surat elektronik. Pengiriman dokumen atau soft ware melalui jaringan internet. E-mail tidak dapat lepas dari dunia bisnis maupun gaya hidup apalagi dalam konteks E-PR. Mengingat email juga merupakan sarana yang efektif untuk membangun dan meruntuhkan reputasi.


Agar memberi kesan bagus bagi para prospek dan pelanggan, saat ini banyak perusahaan yang menitikberatkan usahanya pada call center yang baik serta cara menjawab telepon yang baik ataupun membalas email keluhan pelanggan. Selain itu, mereka juga berjuang bagaimana caranya calon pelanggan yang menelpon tidak merasa dipingpong kesana sini. Namun, mereka lupa atau sering menganggap sepele bahwa menulis ataupun membalas email terlalu lama dalam menjawab pertanyaan melalui email yang masuk juga akan meruntuhkan reputasi yang telah dibangun secara offline dengan susah payah dan biaya mahal.

Melalui email, PR dapat mengirimkan informasinya seperti, press release, news release dan informasi lainnya yang dibutuhkan oleh publik-publik yang terkait. Selain itu perkembangan dari email berupa IM (Instant Message), YM, chatting, dll PR dapat menafaatkan kemudahan tersebut dalam melaksanakan kegiatannya. Selain itu dengan adanya perkembangan teknologi, jangkauan audience lebih luas dan pesan yang tersampaikan pada masyarakat juga lebih beragam dalam satu waktu.

4. Millis
Millis adalah singkatan dari MailingList, artinya daftar alamat email yang terdaftar dalam suatu group seperti millis dalam yahoo. Memiliki millis akan mempercepat pengiriman informasi kepada sekumpulan orang. Di dunia maya, terdapat ribuan milis publik. Perusahaan pun dapat memanfaatkannya serta membuat millis publik menjadi millis perusahaan sehingga dapat memberi informasi kepada media, mitra kerja, karyawan, pelanggan dengan sekali klik dan cepat. Millis dalam komunitas online dimana anggotanya harus masuk ke situs web yang menyediakan newsgroup, misalnya yahoogroups.com.

5. Jejaring Sosial
Saat ini, ada banyak jejaring sosial yang berkembang pada dunia maya. Tak ayal jejaring sosial menjadi trend tersendiri bagi para pengguna internet terutama kalangan anak muda. Menjadi kesempatan besar bagi pelaku PR untuk mengembangkan jangkauan publik melalui jejaring sosial. Jejaring sosial sangat berguna bagi publikasi karena menggunakan berbagai fasilitas pendukung di dalamnya. Beberapa contoh jejaring sosial yang biasa dipergunakan oleh pelaku pr untuk publikasi adalah :
- Facebook, yakni situs web jaringan sosial yang diluncurkan pada 4 Februari 2004 dan didirikan oleh Mark Zuckerberg, seorang lulusan Harvard dan mantan murid Ardsley High School. Keanggotaannya pada awalnya dibatasi untuk siswa dari Harvard College. Dalam dua bulan selanjutnya, keanggotaannya diperluas ke sekolah lain di wilayah Boston (Boston College, Boston University, MIT, Tufts), Rochester, Stanford, NYU, Northwestern, dan semua sekolah yang termasuk dalam Ivy League. Banyak perguruan tinggi lain yang selanjutnya ditambahkan berturut-turut dalam kurun waktu satu tahun setelah peluncurannya. Akhirnya, orang-orang yang memiliki alamat surat-e suatu universitas (seperti .edu, .ac.uk, dll) dari seluruh dunia dapat juga bergabung dengan situs ini. Selanjutnya dikembangkan pula jaringan untuk sekolah-sekolah tingkat atas dan beberapa perusahaan besar. Sejak 11 September 2006, orang dengan dengan alamat surat-e apa pun dapat mendaftar di Facebook. Pengguna dapat memilih untuk bergabung dengan satu atau lebih jaringan yang tersedia, seperti berdasarkan sekolah tingkat atas, tempat kerja, atau wilayah geografis. Hingga Juli 2007, situs ini memiliki jumlah pengguna terdaftar paling besar di antara situs-situs yang berfokus pada sekolah dengan lebih dari 34 juta anggota aktif yang dimilikinya dari seluruh dunia. Dari September 2006 hingga September 2007, peringkatnya naik dari posisi ke-60 ke posisi ke-7 situs paling banyak dikunjungi, dan merupakan situs nomor satu untuk foto di Amerika Serika, mengungguli situs publik lain seperti Flickr, dengan 8,5 juta foto dimuat setiap harinya. www.facebook.com
- Twitter, yakni suatu situs web layanan jaringan sosial dan mikroblog yang memberikan fasilitas bagi pengguna untuk mengirimkan “pembaharuan” berupa tulisan teks dengan panjang maksimum 140 karakter melalui SMS, pengirim pesan instan, surat elektronik, atau aplikasi seperti Twitterrific dan Twitbin. Twitter didirikan pada Maret 2006 oleh perusahaan rintisan Obvious Corp. Kesuksesan Twitter membuat banyak situs lain meniru konsepnya, kadang menawarkan layanan spesifik lokal suatu negara atau menggabungkan dengan layanan lainnya.
6. Video Conference
Video conference adalah telekomunikasi dengan menggunakan audio dan video sehingga terjadi pertemuan ditempat yang berbeda-beda. Ini bisa berupa antara dua orang secara pribadi dalam kantor (point-to-point) atau mengikutsertakan berberapa orang dalam ruangan (multi-point) di tempat yang berbeda-beda. Video conference ini dapat dibagi atas:
a. Two-way Videoconference
b. One-Way Videoconference
c. Non-motion Videoconference
PR menggunakan Video conference untuk event-event spesial dan untuk melakukan media relations.

7. IRC

Internet Relay Chat atau IRC atau sering disebut dengan chatting adalah forum diskusi online para pengguna internet dengan menggunakan tulisan sebagai alat untuk berdiskusi. IRC ini menyediakan suatu cara untuk berkomunikasi secara langsung dengan orang-orang di seluruh dunia. IRC terdiri dari bermacam- macam jaringan server IRC (mesin-mesin untuk menghubungkan pemakai dengan IRC). Para pengguna memiliki suatu program (yang disebut ‘client’) untuk menghubungkan mereka. Seperti, YM (yahoo masanger), google talk, Twitter, Chatting dalam facebook, dan lain sebagainya.


8. Vide News Realease (VNR)
Merupakan news releases yang disiarkan di siaran berita televisi. Durasinya dari 90 detik sampai dua menit. Biasanya video dan audio, dalam konsep news realeases yang satu ini, terpisah. Hal ini akibat stasiun televisi akan memberikan audio tersendiri untuk VNR ini. Salah satu bentuk VNR adalah Edited B-roll. Edited B-roll biasanya merupakan bahan kasar. Ia berdurasi tiga sampai lima menit dan belum mengalami proses pengeditan. Biasanya setelah diedit, ia berdurasi lebih panjang dan diberi beragam feature yang membuatnya semakin menarik. VNR ataupun edited B-roll menggunakan internet sebagai media penyalurnya.

9. Webcast
Webcast menggabungkan konsep audio dan video. Ia disiarkan melalui internet

10. Satelit Media Tours (SMT)
SMT terkait dengan spokeperson. Spokeperson, baik selebriti ataupun orang yang memang dipilih untuk menjadi humas, suatu perusahaan, produk atau organisasi, pada konsep PR yang satu ini, dapat melakukan semacam konferensi pers dimana ada wawancara yang terjadi antara dirinya dan reporter yang nantinya akan disiarkan di beberapa stasiun televisi. SMT disirkan melalui satelit. Alat PR yang satu ini memungkinkan adanya interaksi atau dialog antara klien dan spokeperson perusahaan atau produk.
Selain press realeses perkembangan juga terjadi di press kit. Sekarang, terdapat elektronik press kit. Memang bedanya hanya ada pada sifat keelektronikannya saja. Meskipun demikian ia cukup efisien dalam menciptakan hubungan antara perusahaan dan khalayak. Selain itu, ada perkembangan lain yang cukup significan dalam bidang kehumasan. Diantaranya munculnya online advocacy sistem, online media database dan online tracking sistem. Online Advocacy Sistem bisa diartikan sebagai kampanye perusahaan secara online kepada khalayak, pekerja, ataupun hal lain yang terkait dengannya. Online media database adalah berisi informasi yang berhubungan dengan perusahaan yang akan disampaikan ke publik. Sedangkan online tracking sistem berfungsi sebagai monitor. Ia Memudahkan PR suatu perusahaan untuk memonitor atau mengawasi media apa yang sedang memuat berita tentang media meraka dan apa isi berita tersebut, merugikan atau tidak.

Meskipun terdapat beragam teknologi yang membuat PR semakin canggih dan mampu menjangkau masyarakat luas, hal yang paling penting adalah memuat unsur pemberitaan yang lengkap dimana what, who,why, when, dan where terpenuhi. Selain itu, agar menarik minat khalayak untuk dibaca atau ditonton, PR haruslah memasukkan news value agar beritanya memiliki nilai tersendiri.

Perkembangan teknologi khususnya untuk media massa memudahkan aktivitas pelaku public relation. Sebelum teknologi berkembang PR hanya mengerjakan kegiatannya dengan menggunakan pulpen, pensil dan printing press, tetapi seiring
Pada beberapa website perusahaan sudah terpasang teknologi IRC ini, sehingga audien bisa lebih mudah untuk berkomunikasi dengan perusahan tersebut begitupula sebaliknya.

Sumber :
• Onggo, Bob Julius, 2004, Cyber Public Relation, Elex Media Komputindo, Jakarta
• Straubhaar, LaRose, Davenport, 2008, Media Now: Understanding Media, Cultureand Technology, Wadsworth Cengage Learning, USA
• Straubhaar, Joseph & LaRose, Robert. Media now : Comunication Media in The Information Age. Wadsworth,2004. Chapter10-11.


Tanggapan Pribadi Terhadap Perkembangan Teknologi Komunikasi Dalam Ruang Lingkup Public Relations adalah: Dalam Bidang Perindustrian & Perdagangan :
Dengan memahami dan memanfaatkan perkembangan e-pr perindustrian & perdegangan akan mengalami kemajuan, terutama dalam promosi dan menaikkan citra perusahaan dan barang yang dihasilkan. Cepatnya penyampaian informasi kepada publik merupakan langkah positive dalam masalah waktu dan penyelesaian masalah. Kecepatan informasi ini dapat membendung masalah yang mungkin akan menghadang sehingga tidak sampai menjadi sebuah krisis. Data atau informasi yang disampaikan juga lebih detail dan jelas karena dapat dilengkapi dengan berbagai gambar dan video yang dapat menjelaskan. Perluasan pangsa pasar juga dapat diperoleh dengan adanya e-pr karena jangkaunnya seluruh jagad raya. Kejelasan informasi yang disampaikan oleh pelaku pr melalui media e-pr menjadikan industri dan perdagangan dapat berjalan dengan lancar.

Dalam Bidang Pendidikan :
Perkembangan teknologi komunikasi mengalami dampak pada dunia pendidikan. Meski e-pr tidak secara langsung mempengaruhi dunia pendidikan akan tetapi e-pr mendorong dunia pendidikan mengenal dunia internet. Untuk saat ini tidak ada program pendidikan umum yang menjadikan internet sebagai mata pelajaran. Beberapa sekolah kejuruan, perguruan tinggi mengajarkan setiap setiap siswa dan mahasiswanyanya untuk mendalami pemakainan internet yang berhubungan dengan e-pr. Hal ini menjadi modal dasar bagi para pelajar setelah mereka lulus dalam praktek di dunia kerja.

Dalam Bidang Politik :
Public relation diperlukan oleh setiap bidang, bahkan setiap insan menjadi PR untuk dirinya sendiri, demikian juga halnya Politik. Tanpa jasa public relations niscaya sebuah partai politik dapat berdiri. e-pr sangat diperlukan terutama pada saat pemilu, ketika partai mengalami mesalah, pada kegiatan sehari-hari partai politik dan lain sebagainya. Sebagai bukti nyata adalah Barak Obama, ia terpilih menjadi presiden Amerika Serikat karena promosinya pada jejaring sosial facebook. Hal tersebut adalah bagian kesuksesan dari humas atau publik relations Obama yang menggunakan fasilitas internet untuk memdapatkan perhatian dari masyarakat.
Politik adalah bidang yang membutuhkan perhatian dari publik, maka penggunaan e-pr sangatlah dibutuhkan . Dengan adanya perkembangan teknologi komunikasi melalui e-pr maka tujuan dari sebuah partai politik dapat dicapai lebih mudah.

Dalam Bidang Ekonomi
Pertumbahan perekonomian yang positif dalam sebuah perusahaan merupakan cita-cita dalam setiap perusahaan. Seluruh devisi perusahaan memiliki kontribusi masing-masing untuk menaikkan ekonomi perusahaan. Secara tidak langsung public relations juga memiliki potensi tersebut. Dengan adanya perkembangan teknologi komunikasi maka pelaku pr dapat melaksanakan kegiatannya dengan tepat dan cepat. Informasi yang disampaikan oleh pr melalui media e-pr dengan mudah dapat mengena dan merobah opini masyarakat untuk setuju dan simpati dengan perusahaan dan produk yang dihasilkan perusahaan, hal ini secara tidak langsung mempengaruhi jumlah pembelian, jumlah pembelian yang meningkat ini menjadi faktor meningkatnya ekonomi suatu perusahaan.

Dalam Bidang Sosial
Perkembangan teknologi komunikasi dalam ruang lingkup public relations juga berpengaruh pada bidang sosial. Public relations juga bertujuan untuk menyelenggarakan event. Event kebanyakan bertujuan untuk sosial. Dengan e-pr para pelaku pr dapat menjalankan kegiatan sosialnya dengan baik. Misalnya dalam iklan layanan masyarakat, kegiatan sosial yang menggunakan teknik yang canggih, dan penyebaran informasi yang bertujuan untuk kegiatan sosial tersebut dapat lebih mudah.